Lagenda Desa Lekopancing


Lekopancing diambil dari perpaduan dua suku kata Bahasa Bugis dan Makassar, yakni Leko dan Paccing. Leko artinya Daun dan Paccing artinya Bersih atau Suci, jadi Leko-Paccing bermakna Daun yang Suci/ Bersih. Sementara sumber lain juga mengatakan bahwa awal dinamainya Kampung Lekopancing ini,  dahulunya terdapat pohon Paccing yang sangat besar yang berada disudut sungai (Sudut dalam bahasa bugis artinya leko), daunnya digunakan Mappaccing dalam pesta Perkawinan Adat untuk kedua mempelai. Konon dengan menggunakan Daun Pacci, kedua mempelai dapat mensucikan diri sehingga pada saat itu dinamailah tempat itu kampung Lekopancing (artinya :Pohon pacar disudut sungai)